Kesadaran…
Manusia memiliki 2 (dua) macam kesadaran dalam hidupnya, dan kesadaran itu memiliki logikanya sendiri-sendiri.
Pertama: Kesadaran Keterciptaan. Kesadaran ini berangkat dari klaim Tuhan, "tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk mengabdi kepada-Ku", "Tiada kekuatan lain selain Aku". Artinya, manusia selalu mengembalikan setiap kejadian di dunia ii sebagai kehendak Tuhan sang Pemilik Alasan. Kesadaran ini berimplikasi pada sikap Tawadhu, Beriman (bertaqwa), dan apatis. Mengapa Tuhan membuat saya menjadikan saya hanya seperti ini. Mengapa Tuhan menciptakan Iblis hanya untuk menggoda nafsu saya.
Kedua: Kesadaran Eksistensi. Kesadaran ini sepenuhnya mempertanyakan kenapa saya hidup begini dan di tengah-tengah keadaan yang seperti ini. Dasarnya adalah: "Aku tidak akan merubah nasib suatu kaum kalau mereka tidak mau mengubah dengan tangannya sendiri", "Segala kebaikan akan mengembalikan kebaikan, begitu juga dengan keburukan". Sikap ini berimplikasi pada sikap: Rasional, Logis dan kadanng-kadang menantang Tuhan.
Rasionalitas adalah bekal hidupnya, selalu mencari jawaban paling logis menurut kesadaran ini. Berbeda dengan kesadaran yang pertama, sikap pasrah dan rendah hati adalah bekal hidupnya. Kedua kesadaran ini sejenak saling menegasikan. Pada akhirnya setiap orang berpikir dalam 2 (dua) frame, menurut kehendak Ilahiah dan Alamiah.